Komisi V DPR RI Kunjungan Spesifik ke Kabupaten Humbang Hasundutan


Doloksanggul

                Anggota Komisi V DPR RI yaitu Dr Michael Wattimena SE MM selaku ketua tim (Partai Demokrat), Dr Capt Anthon Sihombing (Partai Golkar), Hj Saniatul Lativa SE MM (Partai Golkar), Willem Wandik S.Sos (Partai Demokrat), Hj Hanna Gayatri SH (Partai Amanat Nasional) dan Sahat Silaban (Partai NasDem) melaksanakan kunjungan spesifik ke Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis (13/7).

                Tiba di Bandara Silangit, rombongan wakil rakyat itu langsung menuju objek wisata Sipinsur Desa Pearung Kecamatan Paranginan bersama-sama dengan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, Wakil Bupati Humbang Hasundutan Saut Parlindungan Simamora, Sekdakab Saul Situmorang SE MSi dan beberapa pimpinan SKPD.  Di Sipinsur, anggota DPR RI itu kagum melihat panorama alam dari Sipinsur, karena dari lokasi bisa melihat indahnya Danau Toba, Pulau Sibandang dan Pulau Samosir. Selanjutnya, rombongan menuju wisata Panoguan Solu Desa Parulohan Kecamatan Lintongnihuta yang rencananya akan dijadikan sebagai taman bunga nusantara. Berada di lokasi, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE menjelaskan, sebelumnya, lokasi itu sudah pernah dikunjungi Presiden RI Joko Widodo dan beberapa menteri.

                Sambil melihat-lihat keindahan danau toba, rombongan menuju Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan. Di Baktiraja, rombongan meninjau dermaga, jembatan aek silang yang cocok sebagai arung jeram termasuk melihat istana Sisingamangaraja. Setelah itu, rombongan menuju kota Doloksanggul dan melihat jalan nasional. Direncanakan, jalan nasional mulai dari Simpang Sileang Doloksanggul sampai ke arah Polres Humbahas Lintongnihuta akan diperlebar tahun depan. Setelah meninjau beberapa objek yang hendak dibangun, baru dilakukan pertemuan di Pendopo Bukit Inspirasi Doloksanggul.

Mengawali pertemuan, Bupati Humbahas mengatakan ketersediaan infrastruktur yang memadai merupakan unsur penunjang utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Dimana hal ini akan mempengaruhi tingkat pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.  Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi dan sarana/prasarana perhubungan merupakan kebutuhan yang dapat dirasakan manfaatnya.

Pembagunan jalan lingkar, jalan poros/perhubung dan jalan utama serta pembangunan jalan ke sentra-sentra produksi perkotaan dan perdesaan diharapkan menjadi faktor yang dapat memecahkan permasalahan yang ada. Pembangunan dan sarana irigasi yang memadai akan memacu peningkatan produktivitas pertanian.

Keberhasilan pembangunan infrastruktur membutuhkan sinergi antara seluruh stakeholder serta kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal ini memegang peranan penting mengingat besarnya dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan pembangunan tersebut, sementara kemampuan keuangan  daerah terbatas. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap dengan kunjungan kerja Komisi V DPR RI dapat menyerap aspirasi untuk semakin meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur di Kabupaten Humbang Hasundutan. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengusulkan pembangunan berbagai infrastruktur di Kabupaten Humbang Hasundutan antara lain. Peningkatan ruas jalan negara Doloksanggul-Siborongborong batas Taput. Peningkatan jalan Gonting Bulu-Simangaronsang (Ring Road). Peningkatan jalan Simpang Pargaulan- Sigumpar menuju taman Bunga Danau Toba-Panoguan Solu. Peningkatan irigasi Sibundong. Normalisasi dan perkuatan tebing Aek Silang. Pembangunan sarana air bersih IKK Onanganjang. Peningkatan Dermaga Pantai Danau Toba di Kecamatan Baktiraja. Termasuk pengadaan alat keselamatan transportasi darat. Pengadaan unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB).

Bupati juga melaporkan, pemerintah telah mencanangkan pembangunan taman bunga Danau Toba di Kabupaten Humbang Hasundutan tepatnya di kawasan Panoguan Solu Desa Parulohan  Kecamatan Lintongnihuta. Pelaksanaan pembangunan di Taman Bunga Danau Toba tersebut merupakan kewenangan Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba (BOPKPDT). Sehingga sangat diharapkan para anggota dewan sebagai wakil rakyat dapat memberikan perhatian khusus agar pembangunan tersebut dapat terwujud dan memberikan kesejahteraan yang signifikan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Sementara ketua tim Komisi V DPRRI Dr Michael Wattimena SE MM mengatakan hati dan perasaan masih capek dan lelah. Karena harus bangun subuh untuk kunjungan kerja ke Kabupaten Humbang Hasundutan. Tapi setelah tiba di Humbang Hasundutan dan melihat indahnya panorama alam termasuk mengitari danau toba bersama mitra kerja, itu semua hilang. “Kami tadi sudah melihat indahnya wisata Sipinsur, panoguan solu dan dermaga di Baktiraja. Begitu kami melihat, itu semua sudah kami catat dan akan dibahas bersama-sama di DPR RI. Kami akan memperjuangkan program ini, agar kedepan Kabupaten Humbang Hasundutan semakin maju dan sejahtera” tegas Politisi Demokrat itu. Khusus dermaga di Baktiraja, akan dibangun memanjang ke dalam, sehingga kapal bisa bersandar kiri kanan. Program ini harus bisa tuntas untuk mendukung destinasi pariwisata danau toba. Mendukung pariwisata itu infrastruktur harus dibangun.

Dalam pertemuan itu, Komisi V DPR RI membawa mitra kerja yaitu Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera 2 Baru Panjaitan, Kepala Balai Wilayah Jalan Paul Halomoan, Kepala BMKG Edison dan Kepala Kantor Basarnas Medan Budiawan.  Usai pertemuan, Pemkab Humbahas bersama-sama dengan tokoh masyarakat menyerahkan cendramata berupa ulos kepada rombongan Komisi V DPR RI termasuk mitra kerjanya.  (Diskominfo)